WhatsApp Image 2026-04-10 at 13.29.36 (1)
SD Patra Dharma 3 Kembali Meraih Juara di Festival Literasi Balikpapan #5

Pada gelaran puncak acara Festival Literasi Balikpapan #5 yang diselenggarakan pada hari Jumat, 10 April 2026 di Gedung Kesenian, SD Patra Dharma 3 Balikpapan kembali menyabet gelar Juara 2 Tim Literasi Terbaik di Kota Balikpapan.

Ini merupakan tahun kelima sekolah meraih prestasi dalam program-program literasi yang digagas oleh PT Nyala Masa Depan Indonesia (Nyalanesia). Pada program ini juga, sekolah berhasil menerbitkan buku antologi bergenre pengalaman pribadi berisi 100 karya siswa dan 5 guru dalam dua jilid buku berjudul “Mengintip Nusantara dari Balikpapan”.

Acara ini dihadiri oleh peserta dari 170 sekolah SD – SMA di Balikpapan. SD Patra Dharma 3 sendiri diwakili oleh Bayu Dwi Hannas, S.Pd., selaku Waka. Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Tim Literasi Sekolah dan Rela Agustina, S.Pd., sebagai guru bahasa Indonesia sekaligus anggota Tim Literasi Sekolah. Sementara sebagai siswa hadir Sakura Alesha Nikmata, siswa kelas 4 B yang mendapat undangan sebagai peserta Juara 1 Tingkat Sekolah.

Sementara itu, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan bakat oleh beberapa siswa, salah satunya adalah Firzana Adiba Sahda, siswa kelas 6 SD Patra Dharma 3 yang menampilkan lagu berjudul “Somewhere over the Rainbow”.

Dengan prestasi ini, semoga SD Patra Dharma 3 ke depan dapat menjadi sekolah pelopor literasi, tidak hanya di Balikpapan tetapi juga diakui hingga tingkat provinsi bahkan nasional.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait