Bayu Dwi Hannas, S.Pd.
Pergantian tahun hakikatnya adalah keberhasilan bumi dalam mengitari matahari dalam satu kali putaran, atau dikenal dengan istilah “revolusi”. Tidak ada yang istimewa sebenarnya. Sebagaimana bumi juga berhasil dalam berputar mengelilingi porosnya setiap harinya tetapi kita tidak pernah merayakan pergantian hari. Padahal jika bumi berhenti berputar semenit saja, entah apa dampak yang akan kita alami.
Jadi, bumi ini tidak hanya punya program tahunan yang selalu berhasil dengan kehendak Tuhan. Tapi dia juga punya program harian yang sukses dan dinikmati oleh semua makhluk hidup.
Apabila setiap pergantian tahun dan hari, bumi berhasil melakukan pekerjaannya yang sangat penting bagi kehidupan penghuninya, maka apa keberhasilan kita yang bermanfaat untuk orang lain selama satu tahun ini?
Pergantian tahun bukan hanya soal bakar jagung atau bakar ikan. Tetapi jika bisa lebih dari itu seperti membakar kebun jagungnya sekalian agar bisa mendirikan rumah sakit gratis, sekolah gratis, dan perumahan murah yang bisa berguna untuk masyarakat. Atau membakar semangat dan gelora orang lain untuk melakukan hal-hal positif, kenapa tidak?
Banyak orang dimana setiap pergantian tahun membuat resolusi membeli ini dan membeli itu, melakukan ini dan melakukan itu, menduduki jabatan ini dan itu. Tapi apakah itu hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri atau orang lain? Tentu ini kembali ke tujuan hidup masing-masing dan perspektif manusia dalam memaknai kehidupan serta modal yang ia miliki untuk mencapai tujuan tersebut.
Semoga di tahun baru 2024 ini kita semua menjadi pribadi yang lebih sejahtera dan menyejahterakan.
