Karya: Zhizilia Andita
Mentari pagi memancarkan hangat, menembus lebatnya belantara pepohonan
Seketika tampak sigap si penjaga hutan berkelana, mendarat pada dahan yang kekar
Ia diberi nama Burung Rangkong, tampak elok memamerkan hitam legam tubuhnya
Paruh gadingnya bersuara mengusik telinga, tanda ia sedang menyerukan keberaniannya
Ia senantiasa berjaga dan tak pernah melupakan tugasnya
Terbang dan menebarkan benih cikal bakal pepohonan hutan
Kehadirannya begitu lekat di Masyarakat Dayak, gerakanmu tak luput dalam setiap tarian
Wahai Burung Rangkong, tetaplah setia menjaga hutan Banua Patra
