Mikhaela Fakhirah Putri Ahimsa Asa
Assalamu’alaikum teman-teman perkenalkan nama saya Mikhaela. Saya akan menceritakan pengalaman saya pada saat saya liburan sekolah kemarin.
MENGUNJUNGI KUNTUM
Pertama-tama saya akan menceritakan pengalaman saya yaitu mengunjungi KUNTUM FARMFIELD bersama keluarga saya. Di Kuntum saya melihat banyak hewan seperti kelinci, kambing, ikan, domba, ayam, ayam kalkun, bebek, kura-kura, sapi, dan lain-lain. Setelah puas mengelilingi Kuntum saya menyewa satu kolam kecil yang diisi oleh ikan mas. Lalu saya, adik saya dan adik sepupu saya berenang di kolam itu dan berlomba menangkap ikan yang sudah disediakan di kolam itu.
Saya akhirnya mendapat satu ikan dan pada saat adik saya sedang berfoto dengan ikan tersebut tiba-tiba ikan tersebut terlepas lalu ikan itu dibawa lari seekor kucing, memang sejak kami [saya dan keluarga saya] duduk sudah banyak kucing yang begerombol di tempat duduk kami. Akhirnya karena kecewanya saya sampai menangis. Ayah dan ibu saya mengajarkan kepada saya untuk mengikhlaskan apa yang telah terjadi. Setelah itu tanpa menyerah saya pun telah berhasil mendapat dua ikan sekaligus, hati saya gembira sekali.
Ternyata selama saya menangkap ikan, enin (nenek), ibu dan tante saya pergi memetik jagung. Pada saat ibu saya akan memetik jagung di pohonnya ada ulat bulu yang merayap di daun pohon tersebut. Saat pulang ke rumah, seluruh tubuh ibu saya penuh bintik-bintik merah yang gatal sekali. Besoknya ayah dan ibu saya pergi ke rumah sakit untuk memeriksa keadaan ibu saya. Alhamdulillah sekarang ibu saya telah pulih.
Setelah ini saya akan menceritakan pengalaman saya yaitu membantu Mbah Uti membuat roti.
MEMBANTU MBAH UTI MEMBUAT ROTI
Nah, untuk cerita kali ini, Mbah Uti saya memang memiliki usaha roti yang bernama ROTI MELATI di rumahnya dan saya tertarik untuk mencoba membantu membuat roti tersebut. Pertama-tama saya membantu membuat adonan roti yang jumlahnya cukup banyak. Setelah adonan roti tersebut sudah kalis adonan tersebut digiling menggunakan sebuah mesin besar. Mesin besar inilah yang menyebabkan jari paman saya putus lalu di amputasi. Nah, setelah adonan digiling adonan tersebut ditimbang dan dicetak. Setelah adonan selesai dibentuk barulah adonan tersebut dipanggang menggunakan oven raksasa. Maka jadilah senampan roti hangat yang siap dijual.
Terima kasih teman-teman telah menyimak cerita saya, sekian dari saya. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


